Dugaan Pengeroyokan di Gane, Warga Khawatir Konflik Antardesa Meluas

oleh -25 Dilihat
Sagir alias Gilo, warga Desa Gane Luar, dilaporkan mengalami luka-luka pada bagian wajah dan tubuh setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang disebut berasal dari Desa Tabahidayat, Kecamatan Gane Timur Tengah.

Porostimur.com, Labuha – Dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga yang disebut berlanjut hingga ke kawasan permukiman Desa Gaimu, Kecamatan Gane Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, memicu keresahan masyarakat.

Sagir alias Gilo, warga Desa Gane Luar, dilaporkan mengalami luka-luka pada bagian wajah dan tubuh setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang disebut berasal dari Desa Tabahidayat, Kecamatan Gane Timur Tengah.

Warga mendesak Polsek Gane Timur segera menyelidiki kejadian tersebut dan mengambil langkah sesuai prosedur hukum. Mereka khawatir, jika persoalan tidak segera ditangani, ketegangan dapat meningkat dan memicu aksi balasan antardesa.

Berawal dari Insiden di Perjalanan

Kifli Hi. Basri, warga Desa Gaimu, menuturkan bahwa rangkaian peristiwa tersebut bermula setelah sejumlah warga selesai membongkar tenda hajatan perkawinan dan mengantarkan kursi ke Desa Bisui.

Dalam perjalanan, dua perempuan asal Desa Gaimu, Wardah dan Rahma, diduga dihadang sekelompok pemuda yang disebut berasal dari Desa Tabahidayat.

Baca Juga  Antisipasi Kabut Asap Karhutla, Polsek Bacan Timur Bagikan 70 Masker kepada Pengendara

Menurut Kifli, kelompok tersebut diduga berada di bawah pengaruh minuman keras. Situasi kemudian memanas hingga melibatkan sejumlah warga lainnya.

Sagir alias Gilo bersama beberapa warga disebut datang untuk membantu. Namun, ketegangan yang awalnya berupa adu mulut diduga berkembang menjadi aksi kekerasan.

No More Posts Available.

No more pages to load.