Menurutnya, pemerintah juga perlu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat komunikasi publik agar tidak terjadi kesenjangan persepsi antara kebijakan dan kondisi riil di lapangan.
“Dialog yang terbuka dan melibatkan berbagai elemen masyarakat menjadi langkah penting untuk meredam ketegangan sekaligus memastikan aspirasi mahasiswa dapat tersalurkan secara konstruktif,” pungkasnya.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









