Porostimur.com, Makassar – Partai Golongan Karya (Golkar) mulai memantapkan strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat ekosistem digital, memodernisasi komunikasi politik, serta mengonsolidasikan kader hingga tingkat desa dan tempat pemungutan suara (TPS).
Strategi tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Wilayah Indonesia Timur yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 16–18 Oktober 2026.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa perubahan zaman menuntut partai politik untuk beradaptasi, mulai dari pola pikir, cara berkomunikasi, hingga strategi kerja politik. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi sekaligus membentuk persepsi terhadap partai dan tokoh politik.
Karena itu, Golkar perlu membangun ekosistem digital yang terintegrasi agar komunikasi politik, pengelolaan organisasi, dan penyampaian program kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
“Kita tidak bisa menyelesaikan persoalan baru dengan cara lama. Cara berkomunikasi sudah berubah. Karena itu, Partai Golkar harus hadir dalam dunia digital yang saat ini sangat kuat dan tidak bisa kita hindari,” ujar Sarmuji, Sabtu (17/10/2026).









