Golkar Perkuat Usulan Parliamentary Threshold 5 Persen di Makassar, Survei PPI Catat 40,7 Persen Publik Setuju

oleh -12 Dilihat
Usulan Partai Golkar untuk menaikkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold menjadi 5 persen semakin mengemuka menjelang Pemilu 2029. Sikap tersebut kembali ditegaskan dalam Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Rakorwil dan Bimtek) Pemenangan Pemilu bagi legislator Partai Golkar se-Indonesia Timur di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (17/10/2026).

Survei PPI: Dukungan 5 Persen Dominan, tetapi Publik Terbelah

Survei nasional Parameter Politik Indonesia yang dipaparkan Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno, pada Minggu (18/10/2026), memperlihatkan 40,7 persen responden setuju dengan ambang batas parlemen 5 persen. Sementara itu, 25,3 persen menyatakan tidak setuju dan 34 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

Kelompok yang mendukung beralasan bahwa partai dengan perolehan suara kecil dinilai memiliki dukungan rakyat yang terbatas. Mereka juga menginginkan jumlah partai di parlemen tidak terlalu banyak, proses pengambilan keputusan lebih efektif, serta pemerintahan lebih stabil.

Sebaliknya, responden yang menolak mengkhawatirkan suara pemilih akan terbuang apabila partai pilihannya tidak memenuhi ambang batas. Mereka juga menilai angka 5 persen berpotensi terlalu tinggi, mengurangi kesempatan partai kecil dan partai baru untuk memperoleh kursi, serta membatasi keterwakilan politik masyarakat.

Baca Juga  Bupati Malra Ajak Peserta MPP XXXVII AMGPM Jelajahi Wisata Kei dan Perkuat Persaudaraan

Ketika ditanya mengenai besaran ambang batas yang dianggap paling ideal, pilihan publik ternyata tidak sepenuhnya terkonsentrasi pada angka 5 persen atau lebih tinggi.

Sebanyak 33,4 persen responden memilih rentang 3–5 persen sebagai batas yang paling sesuai. Kemudian, 29,5 persen menginginkan ambang batas di atas 5 persen, 9,6 persen memilih rentang 1–3 persen, dan 6,4 persen mendukung zero threshold atau ambang batas nol persen. Adapun 21,1 persen tidak memberikan jawaban.

No More Posts Available.

No more pages to load.