Gubernur Hendrik Lewerissa Dukung Seram Opportunity, Target 20 Ribu Lapangan Kerja

oleh -5 Dilihat
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Maluku terhadap investasi Seram Opportunity, sebuah program pengembangan ekonomi Pulau Seram yang diarahkan untuk meningkatkan pendapatan petani, memperkuat hilirisasi komoditas perkebunan, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Kemitraan perusahaan dan petani akan dijalankan melalui sistem bagi hasil yang diklaim dirancang secara adil dan transparan. Model tersebut diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi dari investasi tanpa harus melepaskan kepemilikan tanah mereka.

Selain menjaga hak atas lahan, program ini juga menyatakan komitmen untuk mempertahankan ketahanan pangan lokal. Pengembangan perkebunan direncanakan tidak dilakukan melalui alih fungsi hutan sagu maupun kawasan hutan.

Prinsip tersebut menjadi penting mengingat Pulau Seram memiliki sumber daya alam dan ruang hidup masyarakat yang perlu dikelola dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta kepentingan generasi mendatang.

Hilirisasi Sawit Jadi Tahap Awal, Target 400 Kluster

Seram Opportunity dirancang mencakup hilirisasi kelapa sawit, kelapa, dan kopi. Pada fase pertama, pengembangan difokuskan pada kelapa sawit yang dinilai berpotensi memberikan pendapatan rutin kepada petani melalui panen tandan buah segar (TBS).

Konsep perkebunan akan dibangun menggunakan sistem kluster dengan luas sekitar 250 hektare untuk setiap kluster. Di setiap kluster direncanakan pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) mini berkapasitas satu ton TBS per jam untuk menghasilkan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

No More Posts Available.

No more pages to load.