“Kalau tahun kemarin pemudik sedikit, karena banyak di rumah saja, tapi di 2022, saya tidak tahu mungkin sedikit lebih banyak. Itulah yang menyebabkan kenapa jumlah angka tahun ini lebih banyak,” ujarnya.
Artanta menjelaskan, untuk wilayah luar seperti Tual, MBD, Namlea, Namrole, Aru dan Saumlaki sudah disediakan kas titipan.
“Untuk wilayah diluar pulau Ambon, kita telah menyiapkan kas titipan, dan kami pastikan hingga akhir tahun mereka siap melayani masyarakat disana,” jelasnys.
Pada kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta kepada seluruh perbankan untuk memperhatikan ATM-ATM mereka agar tidak ada ATM yang mengalami kekosongan uang selama Hari Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, Deputi Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku, Muhammad Lukman Hakim menyatakan, pihaknya telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp1,17 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Nataru atau Natal dan Tahun Baru 2023.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, maka terjadi peningkatan sebesar 12 persen atau Rp140 Miliar.Jumlah ini sudah termasuk dengan kas titipan Bank Indonesia yang ada di Tual, Maluku Tenggara, Namlea Kabupaten Buru serta Fak-Fak, Provinsi Papua Barat.










