“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya berjanji mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Fokus utama kami ke depan adalah pembinaan atlet secara berjenjang sejak usia dini, meningkatkan frekuensi penyelenggaraan kejuaraan daerah, memperkuat kerja sama dengan seluruh klub, serta melahirkan atlet bulutangkis Halbar yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan pembinaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetisi dan kerja sama antarklub. Karena itu, kepengurusan baru akan segera menyusun program kerja untuk periode empat tahun ke depan.
Utamakan Karakter dan Sportivitas Atlet
Chuzaemah juga menegaskan bahwa orientasi kepengurusan baru tidak semata-mata mengejar prestasi di arena pertandingan.
Pembentukan karakter atlet, penanaman nilai sportivitas, serta penguatan kebersamaan di lingkungan keluarga besar PBSI Halbar disebut menjadi bagian penting dalam kepengurusan yang baru.
“Prestasi bukanlah satu-satunya tujuan. Membangun karakter, menanamkan semangat sportivitas, serta mempererat kebersamaan keluarga besar PBSI Halbar adalah prioritas utama kami,” katanya.
Ia menambahkan, langkah awal setelah Muskab adalah melakukan konsolidasi dan silaturahmi dengan seluruh klub anggota.










