Ini Ulasan Duel Inggris Vs Jerman dan Belgia Vs Portugal

oleh -62 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Di babak 16 besar Euro 2020 akan ada beberapa duel menarik Inggris vs Jerman dan Belgia vs Portugal.

Belgia vs Portugal akan lebih dulu digelar pada 28 Juni 2021, sedangkan Inggri vs Jerman akan berlangsung pada Rabu 30 Juni 2021, Stadion Wembley.

Duel kedua laga itu tentu menarik untuk dikupas.

Duel Inggris vs Jerman tentunya merupakan laga yang penuh gengsi, apalagi dilihat dari histori pertemuan keduanya.

Tercatat, duel Inggris vs Jerman sudah terjadi sebanyak tujuh kali di turnamen-turnamen besar.

Dan di Euro 2020 ini, laga Inggris vs Jerman akan menjadi yang kedelapan.

Catatan tersebut menjadi rekor tersendiri khususnya bagi Inggris yang saat ini dibesut Gareth Southgate.

Inggris tercatat paling banyak melawan tim Jerman dalam berbagai kejuaraan bergengsi dalam sejarah sepak bola mereka.

Terakhir kali Inggris mampu menyingkirkan Jerman di babak sistem gugur dalam turnamen besar tepatnya pada final Piala Dunia 1966.

Alhasil pertemuan dini antara Inggris kontra Jerman diprediksi akan berjalan sengit dan menarik mengingat aura gengsi antar kedua tim.

Laga antara Inggris melawan Jerman juga memiliki makna bahwa duel tersebut bertajuk pertandingan klasik beda misi.

Sebagaimana misal Inggris yang mengusung misi besar untuk memboyong gelar juara Euro perdana ke tanah asal mereka.

Dalam sejarah penyelenggaraan Euro, Inggris tercatat memang belum pernah menjadi juara.

Bahkan untuk mencapai final perdana saja terasa sulit bagi Inggris sejak digelarnya Euro pertama kali pada tahun 1960 silam.

Alhasil turnamen Euro edisi kali ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mewujudkan impian mereka memboyong gelar juara yang selama ini mereka idamkan.

Didukung kekuatan besar berupa pemain berkualitas pada generasi emasnya, peluang Inggris terbuka lebar.

Nama-nama seperti Harry Maguire, Harry Kane, Mason Mount, Rahem Sterling, Phil Foden, hingga Bukayo Saka bisa menjadi tulang punggung tim berjuluk The Three Lions tersebut.

Baca Juga  Sarasehan Sejarah Negeri Urimessing Untuk Menentukan Soa Perintah

Hanya saja memang jalan terjal terlihat dijalani Inggris dalam mengarungi turnamen kali ini.

Keberhasilan Inggris lolos ke babak 16 besar sendiri diwarnai rekor yang mengkhawatirkan meskipun berstatus sebagai juara grup.

Meskipun berhasil lolos dengan status juara grup dengan perolehan tujuh poin, Inggris menjadi tim dengan produktifitas gol terendah dalam sejarah.

Dilansir Opta, Inggris tercatat berhasil memuncaki grup dalam kejuaraan Eropa sebanyak tiga kali tepatnya pada tahun 1996, 2012, dan 2020.

Hanya dengan mencetak dua gol saja, Inggris adalah tim dengan skor terendah yang pernah menyelesakan grup dengan status pemuncak klasemen.

Rekor baru yang terlihat memprihatinkan tersebut tentu menjadi PR besar bagi Southgate jika ingin terus bertahan dalam gelaran Euro edisi kali ini.

Dengan potensi lawan yang semakin berat pada babak sistem gugur tentu Southgate harus berpikir lebih keras untuk mempertajam serangan Inggris.

Dan laga melawan Jerman akan menjadi ujian tersendiri bagi lini depan Inggris dalam membobol gawang lawan.

Sementara itu, misi berbeda diusung oleh Jerman yang tercatat telah tiga kali berhasil menjadi juara Euro.

Tugas khusus seakan menjadi beban bagi para punggawa Jerman dalam partisipasinya mengikuti turnamen Euro 2020 yang akan digelar pada tahun ini.

Tantangan khusus yang dimaksud yakni perihal kado terindah sebagai salam perpisahan kepada pelatih mereka, Joachim Loew.

Seperti yang diketahui Joachim Loew telah mengeluarkan keputusan penting terkait karier kepelatihannya bersama Timnas Jerman.

Pria asli Jerman itu telah menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Jerman tepat setelah gelaran Euro 2020.

Baca Juga  Sikap Pemerintahan Jokowi soal Pilkada 2024 Dinilai Kontradiktif

Joachim Loew mengundurkan diri setelah berkarier selama 17 tahun bersama Timnas Jerman.

Rinciannya Joachim Loew mengabdi selama dua tahun sebagai assisten pelatih Timnas Jerman kala dibesut Jurgen Klinsmann.

15 tahun sisanya dihabiskan Joachim Loew sebagai juru taktik utama Timnas Jerman.

Momen mundurnya Joachim Loew dari jabatan sebagai pelatih Timnas Jerman tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Der Panzer.

Performa terbaik yang diperlihatkan para punggawa Timnas Jerman tak lain agar Joachim Loew mendapatkan kado perpisahan terbaik nantinya.

Keseruan laga Inggris vs Jerman juga dapat anda saksikan Pada, Rabu (30 Juni 2021) pukul 01.00 WIT. 

Sementara itu, pertandingan Belgia vs Portugal juga menjadi salah satu laga babak 16 besar Euro 2021 yang banyak dinanti.

Belgia dan Portugal akan saling berhadapan di Stadion de la Cartuja, Spanyol, pada Senin (28 Juni 2021) pukul 04.00 WIT.

Kedua negara itu rupanya tak terlalu asing terhadap satu sama lain lantaran sering bertemu di kancah sepak bola internasional.

Secara head-to-head, Belgia dan Portugal sudah melakoni bentrok sebanyak 11 kali.

Dikutip dari Flashscore, sejarah pertemuan dua negara besar di sepak bola Eropa ini bermula di tahun 1971.

Kala itu, Belgia dan Portugal bertemu dalam balutan ajang Euro yang digelar di tahun tersebut.

Dalam pertemuan perdana itu, Setan Merah secara meyakinkan menang dengan skor 3-0.

Setelah itu, hegemoni Belgia atas Portugal terus berlanjut selama beberapa tahun.

Dari rentang tahun 1971 sampai 1989, kedua negara ini bertemu dalam 6 kesempatan berbeda.

Belgia nyatanya mampu mengalahkan Selecao Das Quinas sebanyak 3 kali.

Seluruh kemenangan itu pun diraih dengan cara tak biasa.

Baca Juga  Tekuk Makedonia Utara 3-0, Belanda Sempurna di Grup C

Negara yang terkenal dengan coklatnya itu selalu menang dengan catatan lebih dari satu gol.

Selain itu, Belgia selalu menjaga gawangnya tetap terjaga dari teror striker lawan.

Namun, tren kemenangan Belgia atas Portugal tak bisa berlanjut setelah tahun 1989.

Portugal perlahan bangkit dengan deretan permain berkualitas yang berhenti muncul.

Sebaliknya, regenerasi pemain Belgia tak berjalan semulus sang rival.

Alhasil, rekor pertemuan apik yang mereka miliki mulai tergerus.

Mulai tahun 2000 hingga 2018, Portugal dan Belgia kembali bersua dalam 5 kali kesempatan.

Dalam laga-laga itu, Selecao Das Quinas memenangi 3 pertandingan di antaranya.

Sementara dua laga sisanya berakhir sama kuat.

Menilik sejarah panjang pertemuan keduanya, partai babak 16 besar Euro 2021 kemungkinan bakal berjalan sengit.

Ditambah lagi, Belgia dan Portugal kini sama-sama dihuni pemain kelas wahid.

Dari sisi Belgia, punggawa berkualitas mumpuni seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Thibaut Courtois siap mengawal rekan-rekannya untuk melaju jauh di ajang 4 tahunan ini.

Sementara itu, Porugal juga memiliki deretan pemain yang tak bisa dianggap sebelah mata.

Selecao Das Quinas memiliki Bruno Fernandes, Bernardo Silva dan Diogo Jota yang menggaransi kualitas penyerangan tim asuhan Fernando Santos.

Nama Cristiano Ronaldo juga tak bisa dikesampingkan begitu saja.

CR7 malah tampil semakin menjadi saat usianya menyetuh angka 35.

Deretan rekor level kompetisi antarnegara pun disikat oleh pemain Juventus itu.

Tak ayal, Portugal sejauh ini menjadi lawan terberat dari Belgia di Euro 2021.

Rekor Head-to-Head

03/06/18 Belgia vs Portugal 0 : 0

30/03/16 Portugal vs Belgia 2 : 1

03/06/07 Belgia vs Portugal 1 : 2

25/03/07 Portugal vs Belgia 4 : 0

23/02/00 Belgia vs Portugal 1 : 1

06/09/89 Belgia vs Portugal 3 : 0

15/02/89 Portugal vs Belgia 1 : 1

17/10/79 Belgia vs Portugal 2 : 0

11/10/78 Portugal vs Belgia 1 : 1

21/11/71 Portugal vs Belgia 1 : 1

(red/tribunbali)