Porostimur.com, Teheran – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melontarkan ancaman pembalasan besar-besaran terhadap Israel jika infrastruktur energi Republik Islam Iran menjadi sasaran serangan. Teheran memperingatkan wilayah pendudukan akan diubah menjadi “tanah hangus” dan mengancam pemindahan penduduknya ke Semenanjung Sinai, Mesir.
Ancaman keras tersebut disampaikan juru bicara IRGC, Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi, di tengah meningkatnya ketegangan regional dan kerentanan fasilitas energi serta jalur transportasi strategis akibat konflik yang berlangsung.
“Setiap agresi terhadap infrastruktur energi Iran—meskipun nantinya akan segera diperbaiki oleh para ilmuwan muda—akan mengubah wilayah pendudukan tersebut menjadi tanah hangus selamanya dan akan memindahkan pihak-pihak perampas di sana ke Semenanjung Sinai. Dunia akan melihat apa yang akan terjadi!” ujar Mohebbi, sebagaimana dikutip dari Gulf News, Senin (19/10/2026).
Pernyataan tersebut tidak menyebutkan sasaran spesifik maupun waktu pelaksanaan serangan balasan. Ancaman itu juga merujuk pada kemungkinan serangan terhadap fasilitas energi Iran, bukan konfirmasi bahwa serangan semacam itu telah terjadi.
Ancaman Infrastruktur Energi dan Ketegangan di Teluk
Peringatan IRGC muncul ketika infrastruktur vital di kawasan Teluk semakin rentan terhadap serangan rudal dan pesawat nirawak. Konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat turut meningkatkan risiko terhadap fasilitas energi, jaringan transportasi, serta pelayaran komersial.









