Beijing sendiri memilih mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.
Araqchi juga meminta Washington mengubah pendekatannya dan membuka ruang pembicaraan dengan Iran berdasarkan prinsip saling menghormati untuk mencari penyelesaian yang dianggap adil.
Pakistan Dorong Diplomasi, Kepala Militer Menuju Teheran
Di tengah meningkatnya ketegangan, upaya diplomasi regional mulai bergerak.
Iran menyatakan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir, akan mengunjungi Teheran pada Senin (24/8/2026). Kunjungan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya Pakistan mendorong pemulihan perdamaian dan keamanan di kawasan.
Pemerintah Pakistan menyebut Munir akan membahas perkembangan terbaru konflik, termasuk ancaman sanksi baru yang disiapkan Washington terhadap Teheran.
Kunjungan tersebut berlangsung ketika tekanan terhadap Iran semakin kompleks. Di satu sisi, ancaman sanksi AS membayangi perekonomian Iran. Di sisi lain, ketegangan di kawasan berpotensi mengganggu jalur perdagangan energi dunia.
Presiden AS Donald Trump pada Jumat (21/8/2026) mengatakan Washington masih memantau perkembangan konflik.
“Mereka tentu ingin membuat kesepakatan, tetapi menurut saya mereka belum siap membuat kesepakatan yang tepat,” kata Trump.
Serangan AS disebut telah memberikan tekanan besar terhadap perekonomian Iran serta melemahkan kemampuan angkatan laut dan angkatan udara negara tersebut.










