Jalan Taniwel Timur Seperti Tak Bertuan, Potensi Kelapa Melimpah Akses Pertanian Memprihatinkan

oleh -100 Dilihat
Jalan yang menjadi akses utama menuju kawasan pertanian di wilayah hutan Taniwel Timur itu hingga kini belum memberikan kemudahan bagi petani. Kondisi jalan yang sulit dilintasi tidak hanya menyulitkan mobilitas warga, tetapi juga menjadi persoalan dalam mengangkut dan mendistribusikan hasil pertanian.

Porostimur.com, Piru — Kelapa tumbuh subur, kebun-kebun warga membentang luas, dan potensi pertanian begitu menjanjikan. Namun, semua itu seakan belum cukup untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat di Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Sebab, untuk mencapai sumber penghidupan tersebut, masyarakat masih harus berhadapan dengan kondisi jalan induk tani yang memprihatinkan.

Jalan yang menjadi akses utama menuju kawasan pertanian di wilayah hutan Taniwel Timur itu hingga kini belum memberikan kemudahan bagi petani. Kondisi jalan yang sulit dilintasi tidak hanya menyulitkan mobilitas warga, tetapi juga menjadi persoalan dalam mengangkut dan mendistribusikan hasil pertanian.

Persoalan tersebut dirasakan langsung puluhan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pattimura (Unpatti) bersama sejumlah kepala desa dari wilayah Uwen Gabungan Taniwel Timur saat melakukan perjalanan menuju pusat pertanian.

Wilayah itu meliputi Desa Waraloin, Musihuwey, Solea, Uwen Pantai, dan Tounusa.

Baca Juga  Turnamen Futsal Wali Kota Cup Goes to School 2026, Tual Bidik Atlet POPMAL

Perjalanan menuju kawasan pertanian tersebut sekaligus memperlihatkan ironi yang dihadapi masyarakat. Di satu sisi, sumber daya alam tersedia dalam jumlah besar. Di sisi lain, akses menuju sumber daya itu justru masih menjadi persoalan.

No More Posts Available.

No more pages to load.