Porostimur.com, Jakarta – Produsen otomotif asal Swedia, Volvo Cars melaporkan bahwa selama tujuh bulan pertama tahun 2023 (Januari-Juli 2023) telah menjual 395.856 unit mobjl secara global, naik 18% dibanding periode sama tahun lalu.
Sementara khusus Juli lalu, Volvo mencatatkan penjualan global 54.165 unit mobil, naik 21% dibandingkan periode sama tahun 2022. Ini adalah bulan pertumbuhan ke-11 berturut-turut (year on year/yoy).
“Daftar model kendaraan listrik atau Volvo Recharge juga tumbuh baik,” kata Volvo dikutip Minggu (6/8/2023).
Volvo mengatakan jajaran model recharge Volvo Cars yang dapat diisi daya, dengan powertrain hybrid sepenuhnya listrik atau plug-in, penjualannya hampir dua kali lipat dibandingkan Juli tahun lalu.
Model recharge menyumbang 35% dari semua mobil Volvo yang terjual secara global selama sebulan. Adapun pangsa mobil listrik sepenuhnya adalah 10%.
Penjualan Volvo di Eropa mencapai 20.286 unit, naik 28% dibandingkan periode sama tahun lalu. Pangsa model recharge mencapai 56% dari seluruh penjualan di wilayah tersebut. Pangsa mobil listrik sepenuhnya mencapai 13%.
Penjualan Volvo Cars di Amerika Serikat tumbuh 57% menjadi 10.785 unit pada bulan Juli. Jumlah mobil mobil listrik melonjak 226% dibandingkan tahun lalu. Dari semua mobil yang dijual di pasar terbesar kedua Volvo Cars itu, 29% adalah model kendaraan listrik.









