Apabila kabut terlalu tebal hingga jarak pandang tidak memungkinkan kapal berlayar dengan aman, perjalanan harus ditunda sampai kondisi membaik.
Penundaan tersebut menjadi salah satu langkah pencegahan untuk menghindari kecelakaan akibat keterbatasan jarak pandang, termasuk potensi tabrakan antarkapal.
KSOP juga mengingatkan seluruh pihak terkait agar terus memantau perubahan kondisi cuaca dan jarak pandang di perairan Maluku Utara selama kabut asap masih berlangsung.
Operator kapal, perusahaan pelayaran, dan nakhoda diharapkan mematuhi seluruh instruksi keselamatan serta memastikan setiap keputusan pelayaran mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan.
Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan penumpang dan awak kapal harus ditempatkan di atas kepentingan operasional. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi prosedur keselamatan, risiko kecelakaan laut akibat kabut asap di perairan Maluku Utara diharapkan dapat diminimalkan.
(red)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









