Kamu dan Kenangan

oleh -119 views

Cerpen Karya: Seli Oktavia

Aku menatap selembar kertas bertuliskan ‘undangan pernikahan’ yang terletak di meja kamarku. Kertas itu disodorkan ibu pemilik kostan selepas ku pulang kuliah. Dia bilang bahwa tadi siang ada wanita muda datang dan menitipkan undangan ini untukku.

Jujur saja, aku malas membacanya. Lebih tepatnya, tidak mau membacanya. Aku sudah tahu isi dari undangan itu akan menyakiti hatiku. Dan yang terburuk, akan mengembalikan seluruh kenangan bersamanya.

Aku jadi ingat, saat aku dan dia terjebak hujan selepas kita pulang sekolah. Kami saling berdiam diri di depan toko yang telah tutup. Membisu seakan tidak pernah saling mengenal padahal kita satu kelas, dan bangku kami hanya terpisah oleh bangku Rama dan Toni.

Baca Juga  Cabuli 2 Siswi SMA Usia Ngelem Bareng, 3 Pria di Ambon Dikejar Polisi

Saat aku menyadari bahwa dia telah mengambil seluruh hatiku, aku memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaanku. Dan saat itu dia mau menjadi kekasih hatiku. Betapa bahagianya aku. Aku dan dia bagaikan dua insan paling bahagia di dunia ini. Masa masa sekolahku terasa sangat menyenangkan.
Kami saling berbalas pesan, saling menelepon sampai larut malam. Sampai sampai dia dimarahi ibunya agar segera tidur, kalau tidak mau terlambat berangkat sekolah.
Sungguh, itu adalah masa masa paling membahagiakan dalam hidupku. Cinta pertamaku terwujud. Aku berharap kami takkan terpisahkan sampai kapanpun.