Porostimur.com, Tual – Keluarga korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang diduga melibatkan anggota DPRD Kota Tual, Nizar Sether, menyatakan akan melaporkan kasus tersebut ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk ketidakpercayaan terhadap penanganan kasus oleh Polres Tual yang dinilai tidak transparan dan cenderung mengaburkan fakta.
“Setelah diadakan rapat keluarga, kami memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan,” ujar perwakilan keluarga korban, Rabu (3/6/2026).
Saksi Kunci Sulit Ditemui
Keluarga korban mengungkapkan adanya kejanggalan dalam proses penanganan perkara, terutama terkait saksi kunci yang kini sulit dihubungi.
Padahal, saksi tersebut disebut melihat langsung peristiwa kecelakaan dengan jarak yang sangat dekat dari lokasi kejadian.
“Saksi melihat langsung kejadian dan menyebut terduga pelaku keluar dari pintu kanan mobil. Tapi sekarang sulit ditemui dan dihubungi,” ungkapnya.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya tekanan terhadap saksi agar tidak lagi terlibat dalam proses hukum.
“Kami menduga ada tekanan terhadap saksi untuk memuluskan peran pengganti terhadap pelaku,” tambahnya.
Kritik terhadap Kinerja Penyidik
Keluarga juga menyoroti pernyataan salah satu penyidik yang dinilai tidak profesional dalam menanggapi keterangan saksi.










