Sementara itu, Saka menjelaskan SC masih memberikan kesempatan kepada bakal calon untuk melengkapi dokumen yang berkaitan dengan identitas pribadi apabila ditemukan kekurangan.
Namun, kesempatan tersebut tidak berlaku untuk penambahan surat dukungan.
“Kalau data yang kurang, KTP-nya, mungkin itu yang kurang, ataupun apa yang berkaitan dengan jati diri. Tetapi kalau surat dukungan, itu kita sudah tidak terima lagi,” tegas Saka.
Ely berharap Musda ke-10 yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober 2026 dapat menghasilkan keputusan mengenai kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Ambon periode berikutnya.
Ia juga menyampaikan target untuk membawa Partai Golkar Kota Ambon kembali merebut kursi pimpinan DPRD Kota Ambon.
“Insya Allah dengan semangat yang ada, kita tetap berjuang untuk merebut kembali kursi pimpinan DPRD yang hilang tahun kemarin,” katanya.
Ely kemudian mengajak seluruh kader menjaga soliditas menjelang pelaksanaan Musda.
“Tetap optimis untuk semua teman-teman kader partai dan mari kita memperkuat soliditas kita. Hanya satu tujuan kita, Golkar harus menang di Kota Ambon,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ely Toisutta ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Ambon oleh DPD I Partai Golkar Maluku pada Juni 2026. Penunjukan tersebut disampaikan Ketua DPD I Golkar Maluku Umar Lessy sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan persiapan Musda Golkar Kota Ambon.









