Sinergi Pembinaan Berkelanjutan
Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Yudhy Rizaldy, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Kemenag Maluku dalam menghadirkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan di lingkungan rutan.
Ia menilai, kegiatan tausiah yang rutin dilaksanakan memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Melalui pembinaan spiritual yang rutin, warga binaan menjadi lebih tenang, sabar, dan memiliki semangat untuk berubah. Ini menjadi bekal penting ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tausiah di hari pertama Ramadan tersebut diikuti dengan khidmat dan antusias oleh warga binaan. Salah satu warga binaan berinisial Nn mengaku merasakan ketenangan batin setelah mengikuti tausiah.
“Saya merasa lebih tenang dan termotivasi. Ramadan ini menjadi momen bagi saya untuk benar-benar berubah, lebih mendekatkan diri kepada Allah, dan memperbaiki kesalahan yang pernah saya lakukan,” ungkapnya.
Harapan Pembinaan Humanis
Melalui kegiatan keagamaan yang terjadwal dan berkesinambungan, pihak Rutan Ambon bersama Kemenag Maluku berharap dapat terus menciptakan lingkungan pembinaan yang religius, kondusif, dan humanis.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik secara mental, spiritual, dan sosial, sehingga siap kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan positif dalam kehidupannya. (Piere Pattipawaey)









