KPK Panggil Sekda dan Kepala Inspektorat Malut Terkait Kasus Suap Gubernur Abdul Gani Kasuba

oleh -99 views

Porostimur.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Malut Samsudin Abdul Kadir dan Kepala Inspektorat Maluku Utara (Malut) Nirwan M. T. Ali, pada hari ini ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Keduanya dipanggil sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan dan perizinan proyek di Pemprov Maluku Utara dengan tersangka Gubernur nonaktif Malut Abdul Gani Kasuba (AGK).

“Tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi, Samsudin Abdul Kadir (Sekda Maluku Utara); Nirwan M. T. Ali (Inspektorat Maluku Utara),” kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (19/2/2024).

Selain Nirwan dan Samsudin, tim penyidik turut memanggil lima saksi lain, yakni Jufri Salim, PNS; Muabdin Hi Radjab, pensiunan PNS; Olivia Bachmid, swasta; Eddy Sanusi Direktur Utama PT Adidaya Tangguh; dan Silvester Andreas, swasta.

Link Banner

Sejauh ini belum diketahui keterkaitan tujuh saksi tersebut dengan perkara ini. Termasuk materi pemeriksaan yang dilakukan terhadap tujuh saksi dimaksud.

Baca Juga  Tak Selalu Bermakna Baik, Ini 9 Arti Mimpi Dilamar Seseorang

Adapun KPK telah menetapkan Abdul Gani Kasuba sebagai tersangka kasus dugaan suap. Gani diduga menerima suap terkait proyek infrastruktur di Malut.

Nilai berbagai proyek infrastruktur di Malut itu mencapai Rp 500 miliar, yang bersumber dari APBN. Gani diduga memerintahkan bawahannya memanipulasi progres proyek seolah sudah selesai di atas 50 persen agar pencairan anggaran bisa dilakukan. Abdul Gani diduga menerima suap sebesar Rp 2,2 miliar yang digunakan untuk penginapan hotel hingga membayar keperluan kesehatan pribadinya.

No More Posts Available.

No more pages to load.