Langgur Lautan Merah Putih, Thaher Hanubun: Kemerdekaan Harus Dibayar dengan Kerja Nyata

oleh -46 Dilihat
Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menyampaikan pesan yang jauh lebih serius: kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai perayaan tahunan. Foto: Rikard

Porostimur.com, Langgur – Ribuan warga Kabupaten Maluku Tenggara tumpah ke jalan utama Kota Langgur, Jumat (14/8/2026). Mengenakan atribut bernuansa Merah Putih, mereka berjalan bersama dalam Kirab Merah Putih menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun, di balik semarak bendera dan riuh langkah ribuan peserta, Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menyampaikan pesan yang jauh lebih serius: kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai perayaan tahunan.

Menurut Thaher, kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, pengabdian, persatuan, dan keberanian untuk memastikan pembangunan serta kesejahteraan benar-benar dirasakan masyarakat.

Kirab tersebut diikuti pelajar, guru, aparatur sipil negara (ASN), BUMN, BUMD, pemangku kepentingan, hingga berbagai elemen masyarakat.

Ribuan orang berjalan menyusuri jalan utama Langgur dalam satu barisan. Bendera dan umbul-umbul Merah Putih menghiasi ruas jalan, menciptakan pemandangan yang bukan sekadar meriah, tetapi juga sarat pesan kebangsaan.

Baca Juga  Tangis Gubernur Lewerissa Pecah Saat Lihat Anak-anak Patahuwe Terdampak Konflik

Merah Putih Bukan Sekadar Bendera

Di hadapan peserta kirab, Thaher mengingatkan bahwa Merah Putih merupakan simbol perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Kirab ini bukan sekadar arak-arakan. Kirab ini adalah penghormatan kepada para pendiri bangsa, kepada para pahlawan, kepada mereka yang merebut kemerdekaan dan mempertahankan Sang Merah Putih,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.