Kapolresta berharap dalam program ini bisa menghasilkan terbangunnya KTN di wilayah hukum Polresta Ambon. Yaitu dua wilayah administrasif yakni Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah.
“Untuk di Kota Ambon, Alhamdulillah pada tanggal 19 Februari telah dinyatakan selesai 50 Negeri/Desa, Kelurahan sudah menjadi KTN. Dan satu-satunya di Maluku sebagai daerah lengkap dalam program KTN,” terangnya.
Program KTN saat ini juga dilanjutkan untuk 56 Desa/Kelurahan di wilayah Kabupaten Maluku Tengah pada 16 Maret 2021 kemarin seluruhnya sudah selesai dibentuk KTN.
“Dengan terbentuknya 106 Kampung Tangguh, tentunya kami dari Polresta terus melakukan terobosan inovasi, salah satunya yang sedang kita lounching yaitu Warung KTN Sagu,” katanya.
Warung KTN Sagu yang dilounching hari ini, kata Leo, merupakan inisiatif dan arahan dari Kapolda Maluku. Kapolda meminta agar dapat membuatkan contoh Warung Tangguh di dunia pariwisata. Di mana protokol kesehatan tetap menjadi prioritas utama.
“Sehingga hari ini Warung Tangguh Nusantara Sagu di rujak Natsepa ini dapat di lounching oleh bapak Gubernur,” tandasnya.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dan Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal. Kedua pimpinan pemerintahan di wilayah hukum Polresta Ambon ini menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi tinggi terhadap lounching Warung KTN Sagu dan Pelayanan Mobile Presisi.




