Mayor Pemerkosa Anggota Kostrad Resmi Tersangka, Kini Ditahan di Mako Paspampres

oleh -436 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan, oknum perwira Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres ) Mayor BF telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan . BF diduga memerkosa prajurit warnia dari Divisi Infanteri III/Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Letnan Dua Caj (K) GE.

“Enggak ada kompromi. Sekarang sudah ditahan, sudah (tersangka). Jadi kalau enggak salah sidiknya di Makassar,” kata JenderalAndika di Mako Kolinlamil, Kamis (1/12/2022).

Panglima TNI memastikan tidak ada kompromi terhadap pelanggaran ringan maupun pelanggaran berat yang dilakukan oleh anggota keluarga besar TNI. Jika nanti dalam proses hukumnya terbukti, maka tidak segan-segan TNI melakukan pemecatan.

“Sudah proses hukum, langsung. Kalau satu itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada. Kedua, adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI, bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja, maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus,” kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini.

“Karena korban ini bagian dari Divisi III Kostrad tetapi akan diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku kan Paspampres itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI,” katanya.

Tersangka kasus dugaan pemerkosaan, Mayor Infanteri BF kini telah ditahan di Mako Paspampres. Mayor Infanteri BF diduga memerkosa prajurit wanita dari Divif 3 Kostrad, Letda Caj (K) GER.

“Sementara ditahan di Mako (Paspampres),” kata Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Marsda Wahyu Hidayat Sudjatmiko saat dikonfirmasi, Jumat (2/12/2022).

Wahyu menuturkan kalau Mayor Infanteri BF ditahan di Mako Paspampres sembari menunggu jalannya proses hukum. Adapun kasus tersebut kini telah ditangani oleh Mabes TNI.

Sebelumnya, penyelidikan dilakukan di Makassar, Sulawesi Selatan karena mengikuti wilayah kerja korban

Tindakan pemerkosaan itu dilakukan Mayor Infanteri BF saat bertugas untuk pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November 2022. Mayor Infanteri BF diduga melakukan perbuatan tidak menyenangkan tersebut di kamar hotel yang dihuni Letda Caj (K) GER.

Untuk diketahui, dugaan pemerkosaan dilakukan Mayor BF saat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali beberapa waktu lalu. Saat itu, korban dan pelaku melakukan pengamanan KTT G20. Ketika GE sedang kurang sehat alias tidak enak badan dan istirahat di kamar sebuah hotel, Mayor BF mendatanginya. Korban disebut sempat menolak kedatangan pelaku.

Namun, karena terpaksa akhirnya pelaku diizinkan masuk. Dengan kondisi tubuhnya yang melemah, korban kehilangan kesadaran. Diduga dengan kondisi tersebut, pelaku melakukan aksi bejatnya dengan menyetubuhi korban. Saat pagi, korban baru menyadari telah diperkosa hingga mengalami trauma dengan pelaku.

(red/sindonew/suara)

No More Posts Available.

No more pages to load.