Mengucap Syukur

oleh -423 views

Keesokan harinya
Altha, Ayudia, Dea dan 3 lainnya dapat tugas untuk mengajarkan bahasa Inggris di satu kelas sekolah dasar, dikarenakan di desa belum ada pelajaran bahasa Inggris. Kelas dibuka oleh Altha, dia banyak mengajar adik-adik dengan nyanyian dari dasar yaitu cara pengucapan alfabet bahasa Inggris. Kemudian teman lainnya memberi kosakata dasar yang sering digunakan sehari-hari. Sedangkan, Ayudia mengajak mereka bermain dengan kosakata bahasa Inggris. Altha melihat Ayudia yang sudah banyak bicara, Altha melihatnya bagaikan guru muda yang sudah lama tidak bertemu murid-muridnya. Tidak sekedar bermain games sambil belajar, Ayudia menyiapkan hadiah cemilan bagi siswa-siswi yang dapat menjawab pertanyaannya.

Di sore hari, mereka bermain bersama anak-anak desa di lapangan. Mereka bermain petak umpet, lompat tali dan tarik tambang. Ayudia dan teman relawan lainnya juga anak-anak desa sangat antusias bermain, mereka tidak ingin kalah. Selain itu, ada juga teman relawan bermain bulutangkis bersama anak-anak desa lainnya dan ada juga bermain sepak bola.

Baca Juga  Soroti Banyak Warga Tak Terlayani karena BPJS Tidak Aktif, Wali Kota Ambon Dorong Pembangunan RSUD

Hari terus berlanjut dengan kegiatan yang sama sampai hari ke empat, mereka mengunjungi panti asuhan di desa tersebut. Ayudia tak menyangka bahwa disana ada sebuah panti asuhan. Mereka mengajar anak-anak bahasa Inggris dan membaca kisah Nabi untuk mereka. Seperti biasa, teman-teman relawan selalu menyelipkan permainan setelah belajar dan yang banyak menang akan mendapat hadiah. Tidak hanya yang menang, anak-anak panti lainnya juga diberikan buku, makanan dan pakaian. Setelah kegiatan belajar mengajar selesai, waktu bagi relawan bermain bersama mereka, ada yang bermain sepak bola, ada yang mewarnai dan ada yang bermain petak umpet. Semantara itu, Ayudia duduk di pondok kayu di pinggir lapangan sambil melihat para anak-anak panti dan relawan bermain sepak bola dan Altha yang sedang memotret kegiatan mereka melihat Ayudia dan menghampirinya, lalu bertanya mengapa ia sebelumnya mengurung diri di kamar dan tak berbicara apapun kepada ibunya.

No More Posts Available.

No more pages to load.