Oknum TNI Penjual Amunisi ke TPN-PB Ditangkap

oleh -47 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@porostomur.com | Sorong: Oknum TNI yang belakangn masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kodam XVII/Cenderawasih karena dugaan keterlibatan penjualan amunisi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB) ditangkap Tim Intel Kodim 1804 Sorong.

Oknum yang diduga pelaku penjualan amunisi kepada TPN-PB tersebut diketahui bernama Pratu Demisla Arista Tefbana, NRP 31130695080692, jabatan Ta Jurlis Unit Intel Kodim 1710/Mimika. Dia diamankan pada Minggu (4/8) pukul 08:02 WIT

“Yang bersangkutan ditangkap di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di Kilometer 8 Melati Raya Kompleks Distrik Sorong Manoi Kota Sorong. Dia merupakan DPO Kodam Cenderawasih dalam kasus dugaan penjualan amunisi kepada TPN-PB ujar sumber dari lingkungan TNI AD yang enggan disebutkan namanya, Senin (5/8).

Link Banner

Menurutnya, penangkapan ini dilakukan tim gabungan Intel Korem 181/PVT dan Unit Inteldim 1802/Sorong. Operasi penangkapan dipimpin Pasi Intel Kodim 1804 Sorong Kapten Inf Arujin beserta 6 anggota. DPO ini diamankan dalam rumah seorang warga Sorong bernama Niken.

Baca Juga  Kamis Besok, Balonkada NasDem Kepulauan Sula Dibedah Visi-Misinya

“Anggota sudah memantau terduga pelaku sejak pukul 02.00 WIT. Lalu pada pukul 08.02 WIT, DPO ditangkap ketika sedang mengikuti acara kedukaan,” kata sumber tersebut.

“Yang bersangkutan sebelumnya diketahui sebagai DPO Kodam Cenderawasih dalam kasus penjualan amunisi kepada kelompok KKSB OPM,” ungkap sumber di lingkungan TNI AD yang enggan namanya disebutkan.

Setelah diamankan, terduga DPO pelaku penjualan amunisi tersebut dibawa ke Markas Kodim 1804 Sorong, untuk diinterogasi. Dari hasil interogasi, diketahui terduga DPO penjualan amunisi kepada OPM ini kabur dari Kota Timika pada Rabu 24 Juli 2019.

DPO menggunakan kapal perintis dari Timika, menuju Kabupaten Dobo yang selanjutnya menginap selama dua hari di Kompleks Kerangpante, Kabupaten Dobo. Kemudian pada 29 Juli 2019, DPO menggunakan KM Tidar dari Dobo menuju ke Kota Sorong dan tiba pada 1 Agustus 2019.

Baca Juga  Dirut BPJS Kesehatan Seng Bisa Tukel, Ini Bukti Hitungan Iuran Jauh Lebih Mahal dari Pulsa

Setibanya di Kota Sorong DPO menginap di Penginapan belakang Telkom Jalan Pahlawan yang selanjutnya pada 2 Agustus 2019 pindah ke rumah rekannya bernama Ferdi di Jalan Arteri, Kota Sorong. Setelah di Arteri menginap selama satu malam, sekitar pukul 23.00 Wit, DPO begeser ke rumah rekannya atas nama Niken karena di rumah yang bersangkutan sedang ada kedukaan.

Setelah diperiksa di Kodim 1804 Sorong, terduga DPO pelaku penjualan amunisi ke pihak KKSB tersebut langsung dibawa ke Kantor Denpom XVIII-1 Sorong Puncak Bahari untuk ditahan sambil menunggu dijemput oleh Pomdam Cenderawasih.

Seusai diamankan, oknum TNI terduga penjualan amunisi tersebut dibawa ke Markas Kodim 1804 Sorong untuk diminta keterangan. Seusai diperiksa, yang bersangkutan langsung dibawa ke Kantor Denpom XVIII-1 Sorong Puncak Bahari. Dia ditahan sambil menunggu dijemput pihak Pomdam Cenderawasih.

Baca Juga  Tahun Ini Pemprov Malut Mulai Bangun Rumah Bersubsidi untuk PNS di Sofifi

Komandan Detasemen Corps Polisi Militer Sorong Letkol CPM Noerhadi membenarkan adanya satu oknum anggota TNI terduga DPO penjualan amunisi kepada kelompok TPN-PB, yang ditahan di Denpom Sorong.

Namun Noerhadi enggan memberikan komentar lebih jauh. Menurutnya, pihak yang berhak mengeluarkan komentar terkait penangkapan tersebut yakni dari Kodam Cenderawasih.

“Yang bersangkutan benar sementara ditahan di Rutan Denpom Sorong. Namun untuk keterangan lebih lanjut, nanti diberikan atasan kami,” kata Letkol CPM Noerhadi kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (5/8/2019).

Rencananya, terduga pelaku akan dibawa ke Kodam Cenderawasih di Jayapura, Senin (5/8). Bahkan, tim dari Kodam Cenderawasih sendiri yang datang untuk menjemput oknum TNI tersebut. (red/inc/ozc)