Partai Golkar Provinsi Maluku Gelar Rakerda dan Rapimda

oleh -196 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Maluku akan menggelar Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda).

Acara ini berlangsung di Swisbell Hotel, Kota Ambon, hari hari Minggu, 26 September 2021.

Rakerda dan Rapimda Golkar Maluku, ini baru pertama kali dilaksanakan di masa kepemimpinan Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Ramly Umasugi.

Wakil Ketua Umum, Ahmad Dolli Kurnia Tandjung membuka acara Raker dan Rapimda, sedangkan Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung juga hadir dan menyampaikan pidato politik pada kesempatan tersebut.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Ramli Ibrahim Umasugi menyampaikan bahwa konsolidasi organisasi Partai Golkar di Maluku telah tuntas hingga ke tingkat desa dan di tingkat Pokar/dusun se-Maluku

“Konsolidasi partai telah dilaksanakan dengan cukup baik di mana konsolidasi di kabupaten, kota dan kecamatan telah tuntas dilaksanakan di tingkat desa sampai saat ini telah selesai dilaksanakan di 11 kabupaten/kota. Untuk selanjutnya, dilaksanakan konsultasi untuk mempercepat pelayanan-pelayanan pencetakan kartu tanda anggota Partai Golkar segera akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana. Dimana percetakan tersebut dilaksanakan di tingkat provinsi sebagai bagian penting dari proses konsolidasi organisasi adalah sumber daya manusia baik di kantor maupun di bidang lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Gereja Kecewa, Jokowi Diam Pendeta Mati di Papua Tapi Bicara Palestina

Pihaknya juga menguraikan, di tingkat provinsi akan berusaha maksimal untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas kadar melalui berbagai jenjang pendidikan dan pelatihan. Jika pada akhirnya terwujud gagasan yang cemerlang, implementatif yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat Maluku.

“Saat ini kita semua tahu dan merasakan besarnya tantangan yang dihadapi oleh bangsa di Indonesia sebagai akibat dari pandemi Covid 19 tentang berbagai dampak yang ditimbulkan baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan,” tuturnya. (keket)