Bagi Halmahera Timur, tahapan tersebut menjadi penting karena kebutuhan energi terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
Haltim: Listrik Bukan Lagi Sekadar Penerangan
Dalam forum tersebut, Ricky menyampaikan gambaran kondisi geografis dan kebutuhan kelistrikan di Halmahera Timur. Ia menempatkan listrik bukan lagi sebatas kebutuhan penerangan rumah tangga, melainkan bagian dari infrastruktur dasar yang menopang berbagai aktivitas masyarakat.
Akses energi, menurutnya, berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik hingga pengembangan potensi desa. Karena itu, pemerataan pelayanan listrik di wilayah pedesaan perlu menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan.
Kebutuhan tersebut dinilai semakin relevan dengan posisi Halmahera Timur yang berada dalam kawasan Proyek Strategis Nasional. Perkembangan aktivitas pembangunan dan ekonomi membutuhkan dukungan infrastruktur energi yang memadai agar pertumbuhan kawasan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, Pemkab Halmahera Timur juga terus membangun koordinasi dengan PT PLN UP3 Sofifi dalam menangani berbagai persoalan kelistrikan di daerah.
Koordinasi tersebut diarahkan untuk mempercepat penanganan kendala di lapangan sekaligus membuka peluang perluasan akses energi bagi masyarakat yang hingga kini belum memperoleh pelayanan listrik secara optimal.









