“Karena tuntutannya harus taat kepada norma-norma keselamatan kerja sehingga itu harus dilakukan terus menerus dan menjadi kewajiban bagi semua perusahaan dengan tingkat resiko yang begitu tinggi untuk menjalankan kegiatan bulan K3 ini supaya mengingatkan kembali tentang norma-norma keselamatan itu agar ditaati dan dijaga selama operasi perusahaan,” tambah Morist.
Kegiatan penutupan peringatan bulan K3 diawali dengan jalan pagi, dilanjutkan dengan mengundi kupon dan pembagian berbagai macam hadiah, dengan hadiah utama yaitu 1 unit motor.
Acara penutupan diikuti dengan meriah oleh para peserta K3 dan keluarga besar Pertamina IT Wayame.

Sebelum menutup wawancaranya Morist menyampaikan harapannya dengan diadakan kegiatan ini selain mengingatkan keselamatan kerja juga dapat memupuk tali silaturahmi.
“Harapan saya yaitu disamping mereka dituntut untuk bekerja kepada aturan yang berlaku yang berkaitan dengan keselamatan kerja juga dapat memupuk persaudaraan, persahabatan sehingga secara tim work itu kita lebih kuat, kita dalam otoritas terbatas di Wayame sini paling tidak menjadi contoh bagaimana hidup kebhinekaan itu, hidup kebangsaan, dan memutuskan semua perbedaan-perbedaan untuk mencapai beban-beban tugas yang diberikan oleh negara kepada Pertamina Terminal Wayame” pungkasnya. (Nur Fauziah)




