Prediksi peserta Pesparani 5000 orang, panpel dekati hotel dan restoran

oleh -227 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Belajar dari pengalaman sebelumnya menggelar Pesparawi dan MTQ Nasional, panitia pelaksana (panpel) harus mengantisipasi lonjakan peserta maupun kontingen maupun pengunjung.

Karenanya, pemilik hotel dan restoran menjadi opsi pertama yang wajib dipilih dan didekati oleh panpel.

Begitupun dengan unsur pendukung keagaaman lainnya maupun masyarakat yang sudah bersedia memberikan tumpangan kepada kontingen ke rumah milik warga maupun pribadi.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Senin (27/8), hal ini dibenarkan Sekretaris Umum (Sekum) Panpel Pesparani Nasional, Titus F. L. Renwarin.

Guna memastikan jumlah peserta yang akan menginap, pihaknya akan kembali melakukan pertemuan dengan pemilik hotel maupun restoran, sehingga pengaturannya bisa berjalan dengan baik tanpa ada kendala apapun.

Baca Juga  Tangkal hoax dan isu Sara, IJTI Maluku gelar pelatihan jurnalistik

”Terkait dengan ini kami telah melakukan pertemuan dengan pemilik hotel maupun restoran sesuai dengan pengalaman apa yang dilakukan pada kegiatan MTQ Nasional dan Pesparawi Nasional,” ujarnya.

Untuk akomodasi tempat tinggal, jelasnya, sejumlah rumah warga khususnya di masing-masing paroki di Kota Ambon telah disiapkan panpel.

Selain itu, tegasnya, masih ada bantuan dari unsur lembaga keagamaan lainnya seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Sinode GPM, Hindu dan Budha, yang juga telah menyiapkan rumah-rumah penduduk bagi peserta.

Khusus untuk jumlah peserta, terangnya, secara resmi sudah terdaftar sebanyak 4663 orang.

Namun, tegasnya, jumlah ini dipastikan akan bertambah pada bulan September.

Dimana, jumah peserta diprediksi mencapai di atas 8.000 orang.

Baca Juga  Ambon Masih Terus Digoyang Gempa, Muhammadiyah Kirim Tim Asistensi

”Jadi kurang lebih 8 ribu orang hadir di Maluku, ditambah dengan para undangan dan sebagainya. Sehingga, persiapan mulai dari akomodasi dan transportasi dan hal lainnya harus dipersiapkan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (keket)