Porostimur.com, Langgur – Kondisi memprihatinkan kembali terjadi di Jembatan Bailey Rumadian–Dian, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). Jembatan yang ambruk sejak Maret 2025 itu kini bukan hanya tak kunjung diperbaiki, tetapi juga menjadi sasaran pencurian rangka baja oleh pihak tak bertanggung jawab.
Pantauan Porostimur.com di lokasi, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIT, sejumlah pelat baja jembatan yang sebelumnya diletakkan di sisi arah Ohoi Rumadian diketahui telah dipindahkan ke jalan masuk bekas destinasi wisata Hoat Tamngil. Namun jumlah pelat tersebut tampak berkurang dibandingkan kondisi awal usai pembongkaran jembatan.
Pelat Baja Berkurang, Diduga Sudah Dicuri Berulang Kali
Di sisi Ohoi Dian, masih terlihat tiga tumpukan pelat baja dengan jumlah yang tidak sama di setiap tumpukan. Selain itu, sekitar 20 meter dari lokasi utama, ditemukan empat pelat besi yang sengaja disembunyikan dan ditutup menggunakan daun kelapa.
Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa pencurian rangka jembatan telah terjadi lebih dari satu kali, memanfaatkan lemahnya pengawasan dan belum adanya langkah perbaikan dari pihak berwenang.
Warga Gagalkan Aksi Pencurian Pakai Mobil L300
Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa warga sempat menggagalkan upaya pencurian pelat baja tersebut.









