Relawan Bakti BUMN Bukan Seremoni, Hambra Samal: Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Maluku

oleh -79 Dilihat
Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN Hambra Samal, menegaskan program yang berlangsung selama empat hari, sejak 16 Agustus 2026, bukan kegiatan seremonial semata.

Porostimur.com, Ambon – Pembangunan di wilayah kepulauan tidak cukup hanya dibicarakan dari pusat. Kehadirannya harus dirasakan langsung oleh masyarakat di pelosok, termasuk melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, perbaikan fasilitas umum hingga perlindungan lingkungan.

Pesan itu mengemuka dalam penutupan Relawan Bakti BUMN 2026 di Negeri Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (19/8/2026).

Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN Hambra Samal, menegaskan program yang berlangsung selama empat hari, sejak 16 Agustus 2026, bukan kegiatan seremonial semata.

Menurut Hambra, program yang merupakan kolaborasi insan BUMN, dipimpin PT Pegadaian bersama Danantara Indonesia, harus menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat pembangunan secara nyata bagi masyarakat kepulauan.

“Bakti BUMN bukan seremoni, tetapi bukti kehadiran negara di Maluku dan daerah-daerah kepulauan lainnya. Kehadiran ini harus dirasakan melalui program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Hambra.

Baca Juga  11 Proyek Hilirisasi Rp180 Triliun di Weda Bay yang Diluncurkan Prabowo, Berpotensi Serap 13.950 Naker

Sebagai putra daerah Maluku, Hambra mengatakan kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri. Karakter geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan membuat masyarakat di sejumlah daerah masih menghadapi tantangan akses dan keterbatasan pembangunan.

No More Posts Available.

No more pages to load.