Roma Kena Comeback Madrid, Gasperini: Ada Momen Kami Ketakutan

oleh -24 Dilihat
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menilai perubahan mentalitas pemain menjadi salah satu faktor yang membuat timnya gagal mempertahankan keunggulan.

Situasi tersebut menjadi pekerjaan rumah penting bagi staf pelatih, terutama dalam memperbaiki organisasi pertahanan saat menghadapi bola mati dan menjaga stabilitas permainan pada menit-menit krusial.

Roma Diminta Fokus Berkembang, Bukan Terbebani Gelar

Gasperini juga mengingatkan para pemainnya agar tidak terbebani oleh tuntutan untuk langsung meraih gelar besar. Menurut dia, Roma harus lebih dahulu fokus menunjukkan kualitas permainan dan mengembangkan identitas tim di lapangan.

Ia menegaskan, ambisi untuk memenangkan Liga Champions maupun kompetisi domestik tidak boleh menjadi tekanan berlebihan yang justru menghambat kemampuan pemain mengekspresikan diri.

“Tim ini tidak boleh merasa bahwa mereka harus memenangkan Liga Champions, gelar liga, atau apa pun yang lainnya,” tegas Gasperini.

Menurut dia, hal terpenting adalah bagaimana Roma mampu bermain sesuai karakter yang ingin dibangun, mempertahankan keberanian, dan merespons setiap situasi pertandingan dengan kepala dingin.

Baca Juga  Gelar Aksi Jilid II di Jakarta, FKMMU Gugat PT HSM soal Lahan Warga Halmahera Tengah

“Tim ini perlu mengekspresikan diri. Kalau kebobolan satu gol, jangan biarkan moral turun drastis,” lanjutnya.

Kekalahan dari Real Madrid menjadi peringatan bagi Roma bahwa keunggulan dalam sebuah pertandingan belum menjamin kemenangan jika konsentrasi dan organisasi pertahanan tidak terjaga hingga peluit akhir.

No More Posts Available.

No more pages to load.