Ia memastikan Pemerintah Kota Ambon akan terus mendukung berbagai upaya pelestarian nilai budaya dan adat istiadat di seluruh negeri dan desa di Kota Ambon.
Menurutnya, keberadaan adat, budaya, sejarah, serta ikatan Pela dan Gandong merupakan kekuatan sosial yang harus terus dirawat agar tidak terputus oleh perubahan zaman.
Satu Jemaat, Dua Negeri, Satu Persaudaraan
Mengakhiri sambutannya, Bodewin menyampaikan selamat merayakan Satu Abad Jemaat GPM Galala-Hative Kecil.
Ia berharap momentum tersebut semakin memperkokoh semangat persaudaraan dua negeri dalam satu jemaat, sekaligus membawa berkat bagi seluruh warga jemaat dan masyarakat Kota Ambon.
Perayaan satu abad Jemaat GPM Galala-Hative Kecil mengusung tema “Mengukuhkan Warisan Iman, Kesatuan Pelayanan Lintas Generasi Untuk Kemuliaan Tuhan.”
Sejumlah kegiatan telah disiapkan dalam rangkaian perayaan tersebut. Agenda diawali dengan penyambutan peserta dan undangan dari luar Ambon pada 30 Agustus 2026.
Selanjutnya, Ibadah Syukur Perayaan Satu Abad digelar di Gereja Emanuel pada 2 September, dilanjutkan dengan Makan Patita pada 3 September, dan ditutup pada 4 September 2026.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan satu abad Jemaat GPM Galala-Hative Kecil sekaligus momentum untuk memperkuat warisan iman, pelayanan lintas generasi, dan persaudaraan Pela-Gandong di tengah masyarakat.









