Satu Abad GPM Gatik, Wali Kota Ambon Ajak Galala-Hative Kecil Hidupkan Kembali Panas Pela

oleh -4 Dilihat
Perayaan Satu Abad Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Galala-Hative Kecil menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Ambon untuk kembali mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan Pela dan Gandong serta melestarikan adat, budaya, dan sejarah Maluku.

Menurutnya, peringatan satu abad jemaat tidak semata-mata menjadi ajang mengenang sejarah berdirinya jemaat, tetapi juga menjadi ruang refleksi terhadap penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan kehidupan berjemaat yang diwarnai tantangan, pergumulan, sekaligus sukacita.

“Tuhan senantiasa bekerja dan menghadirkan hal-hal yang baik dalam kehidupan kita, termasuk dalam kehidupan berjemaat,” bebernya.

Bodewin menambahkan, penyertaan Tuhan itulah yang memungkinkan Jemaat GPM Galala-Hative Kecil mampu bertahan dan terus bertumbuh hingga mencapai usia satu abad.

Satu Abad Jadi Momentum Hidupkan Panas Pela

Memasuki momentum bersejarah tersebut, Bodewin mengajak seluruh pihak tidak berhenti pada perayaan seremonial, tetapi menjadikannya sebagai kesempatan untuk kembali menghidupkan nilai-nilai adat, budaya, dan sejarah Kota Ambon.

Ajakan itu dinilai penting, terlebih Kota Ambon akan memperingati hari jadinya yang ke-451 pada 7 September 2026.

Baca Juga  Bantuan Beras Mulai Disalurkan, Wali Kota Ambon Minta Tepat Sasaran

Bodewin secara khusus menekankan pentingnya menjaga hubungan persaudaraan Pela dan Gandong antarnegeri. Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat Panas Pela antara Galala dan Hative Kecil.

“Nilai-nilai itu harus menjadi sesuatu yang nyata, yang dapat dilihat, disaksikan, dirasakan, dan diwariskan kepada generasi-generasi kita hari ini dan pada masa yang akan datang,” kata Bodewin.

No More Posts Available.

No more pages to load.