“Program pemberdayaan belum merata dan belum menyentuh sebagian besar masyarakat pesisir. Keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan yang juga dialami banyak daerah lain di Indonesia,” ungkapnya.
Meski berada dalam keterbatasan fiskal, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi.
Pendampingan Jadi Kunci Keberhasilan
Hanubun menegaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan kembali menggulirkan program pemberdayaan bagi nelayan kecil dan pembudidaya, termasuk bantuan sarana penangkapan ikan dan budidaya rumput laut.
Ia juga meminta Dinas Perikanan tidak berhenti pada penyerahan bantuan semata, tetapi aktif melakukan monitoring, pendampingan, dan edukasi kepada para penerima manfaat.
“Penyerahan bantuan hari ini adalah langkah awal. Kuncinya ada pada pendampingan yang berkelanjutan agar produktivitas dan pendapatan nelayan kecil serta pembudidaya rumput laut benar-benar meningkat,” pungkasnya. (Megarivera Renyaan)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com









