Terkadang pramugari tidak mendapatkan libur saat tanggal merah atau di hari raya dan tahun baru. Mereka harus tetap melayani para penumpang, agar perjalanan tetap nyaman dan aman.
Jalani seleksi ‘buka-bukaan’
Sebelum diterima sebagai pramugari, tentunya ada seleksi dan tesnya terlebih dahulu. Mulai dari kecakapan dalam bicara, berbahasa asing, attitude-nya hingga dari segi fisiknya.
Namun yang mengejutkan di salah satu maskapai penerbangan di Malaysia, para calon pramugari ini saat melakukan seleksi malah diperlakukan tidak wajar.
Pihak penyeleksi meminta mereka membuka seluruh pakaiannya, termasuk pakaian dalam seperti underwear dan bra.
Hal tersebut sempat viral dan ramai di media sosial beberapa waktu lalu. Padahal menurut pengakuan pramugari di salah satu maskapai penerbangan, seleksi yang dilakukan sebatas melihat tangan. Apakah ada tato atau bekas luka.
Bisnis prostitusi
Mungkin sebagian tidak percaya bahwa bisnis prostitusi bisa terjadi di dalam pesawat, dan dilakukan oleh pramugari dengan penumpangnya.
Kejadian ini sempat kepergok di beberapa kasus maskapai. Bahkan penghasilannya bisa mencapai miliaran rupiah.
Misalnya pramugari di salah satu maskapai penerbangan Timur Tengah, memergoki rekannya sedang melakukan servis ‘esek-esek’ dengan penumpangnya.




