-000-
Pada sidang 1 Oktober 2026, Ina Liem, ahli dan konsultan pendidikan yang dihadirkan pihak terkait, memberikan keterangan tentang riwayat pendidikan Gibran di UTS Insearch. Ketika hakim menggali program yang ditempuh Gibran, Ina menegaskan:
> “UTS Insearch tidak punya program Grade 12.”
Di situlah perkara menjadi menarik. Sebab surat pemerintah menyebut Gibran menyelesaikan Grade 12 di UTS Insearch, sedangkan ahli dan konsultan pendidikan yang dihadirkan pihak terkait mengatakan UTS Insearch tidak punya program Grade 12.
Refly Harun, salah satu pemohon, kemudian mengatakan seusai sidang bahwa keterangan tersebut justru memperkuat pihaknya. Tetapi kita tidak perlu mengikuti kesimpulan siapa pun. Cukup letakkan dua keterangan itu berdampingan.
Kita cukup bertanya sederhana: Kalau UTS Insearch tidak mempunyai program Grade 12, apa yang dimaksud dengan “Grade 12 di UTS Insearch” dalam surat keterangan yang diterbitkan Dikdasmen?
Jangan buru-buru menjawabnya. Bisa saja Grade 12 merupakan istilah yang dipakai pihak kementerian untuk menyatakan tingkat kesetaraan, bukan nama program yang ditempuh Gibran.
Namun, jika demikian, surat tersebut tetap memerlukan penjelasan mengenai program atau kredensial apa yang sebenarnya dinilai setara. Sebab nama jenjang, nama program, bukti kelulusan, dan hasil penyetaraan bukan hal yang sama.








