Sejumlah destinasi unggulan seperti Danau Likitobi, Pulau Sehu dan Pulau Woyo diperkenalkan kepada pengunjung dan calon investor yang hadir dalam expo tersebut.
Potensi wisata alam itu diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dengan investor nasional, terutama dalam pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung pariwisata.
Bagi pemerintah daerah, kekayaan alam Taliabu memiliki dua sisi yang dapat dikembangkan secara bersamaan: sebagai destinasi wisata dan sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Karena itu, promosi di tingkat nasional menjadi penting untuk mempertemukan potensi daerah dengan jaringan pasar dan investasi yang lebih luas.
“Kami berharap ajang pameran berskala nasional ini dapat mendongkrak daya saing produk lokal sekaligus membuka ruang kerja sama investasi yang lebih luas bagi kemajuan ekonomi Kabupaten Pulau Taliabu,” tandas Jhoni.
Kini, tantangan Pemkab Taliabu bukan hanya memperkenalkan potensi daerah kepada investor.
Lebih jauh, peluang yang muncul dari forum tersebut perlu diterjemahkan menjadi kerja sama konkret, pengembangan industri pengolahan, penguatan UMKM, serta investasi pariwisata yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.









