The Little Soeharto

oleh -15 Dilihat

Kebijakan ini diaggap diskriminatif, tetapi Mahathir tidak peduli.

Menurutnya, bangsa Melayu ketinggalan jauh dari warga China dan Eropa, dan karena itu mereka tidak akan bisa bersaing secara bebas dan terbuka. Karena itulah maka pemerintah harus turun tangan membantu bumiputera dengan berbagai bantuan sosial dan ekonomi.

Dengan kebijakan ini pelan-pelan warga bumiputera Malaysia bisa mengalami mobilitas sosial ke atas sejajar dengan warga minoritas lain.

Sikap Mahathir terhadap modal asing juga tegas. Malaysia adalah anggota negara persemakmuran di bawah Inggris. Malaysia pernah dijajah oleh Inggris yang kemudian memerdekakannya. Secara historis dan kultural Malaysia punya ikatan kuat dengan Inggris.

Toh, hal ini tidak membuat Mahathir segan mengkritik bekas tuannya. Dalam banyak kesempatan Mahathir bersikap tegas dan kritis terhadap Inggris.

Baca Juga  Iran Kerahkan 50 Unit Tempur di Perbatasan, Siapkan Pertahanan Hadapi Potensi Serangan AS-Israel

Mahathir juga tidak takut berkonfrontasi dengan kekuatan besar lain termasuk Amerika Serikat. Mahathir sering berkomentar tajam mengenai sikap Israel dan Amerika yang zalim di Timur Tengah.

Mahathir tidak sungkan mengkritik bangsa Yahudi yang disebutnya sebagai lintah darat ekonomi.

Pernyataan Mahathir dianggap sebagai diskriminatif dan anti-semit, tetapi Mahathir tidak peduli. Bung Karno berani menolak bantuan ekonomi Amerika Serikat yang dianggapnya membelenggu dan mengusirnya ke neraka, ‘’Go to hell with your aids’’.

No More Posts Available.

No more pages to load.