Porostimur.com, Ambon – Di tengah meningkatnya jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahun, Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas daerah sebagai kunci utama dalam membuka peluang kerja dan mendorong masuknya investasi.
Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura dalam rangka Dies Natalis ke-63 dan wisuda periode April 2026, yang berlangsung di Auditorium Unpatti, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, tantangan terbesar pemerintah daerah saat ini adalah memastikan ketersediaan lapangan kerja yang sebanding dengan pertumbuhan lulusan setiap tahun.
“Penyerapan tenaga kerja sangat bergantung pada pertumbuhan investasi di daerah. Oleh karena itu, diperlukan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Stabilitas Jadi Kunci Masuknya Investasi
Vanath menegaskan, faktor keamanan dan kedamaian menjadi pertimbangan utama bagi investor sebelum menanamkan modalnya di suatu daerah. Tanpa kondisi yang kondusif, peluang investasi akan sulit berkembang.
“Maluku harus terus aman dan damai agar orang berani menginvestasikan uangnya di Maluku, yang pada gilirannya bisa membuka lapangan kerja,” tegasnya.
Ia menambahkan, investasi yang masuk tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berperan penting dalam menyerap tenaga kerja lokal, termasuk lulusan perguruan tinggi.









