Ada aktivitas masyarakat yang bergantung pada akses tersebut.
Para pekerja bangunan yang harus bepergian menuju lokasi pekerjaan, warga yang menjalankan aktivitas ekonomi, hingga masyarakat yang menggunakan jalan untuk kebutuhan sehari-hari turut merasakan dampaknya.
“Jalan yang rusak bukan hanya soal batu dan debu. Di baliknya ada pekerjaan yang terhambat, penghasilan yang terganggu, dan hak masyarakat untuk mendapatkan akses infrastruktur yang layak,” pungkasnya.
Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi perhatian Pemkot Ternate agar persoalan infrastruktur di wilayah Moti tidak terus berulang dan masyarakat tidak selalu menjadi pihak yang harus turun tangan setiap kali akses jalan mengalami gangguan.
(red)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com








