4 Personil TNI Gugur, Ini Motif Penyerangan KKB Ke Posramil Maybrat

oleh -0 Dilihat

“Kalau kita di Jawa, kita ke pasar, belanja pakai bahasa Jawa nawarnya. Kalau di Papua ini Indonesia banget, semua suku ada di sini, pakai Bahasa Indonesia. Masyarakat setempat ini orang yang terbuka, mereka penuh kasih, penuh persaudaraan,” sambung Hendra.

Peristiwa Penyerangan

Sebelumnya, Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa mengatakan Pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan. Penyerang diduga kelompok separatis teroris (KST).

“Sejauh ini komunikasi antara anggota TNI di Posramil Kisor dengan masyarakat lokal wilayah Aifat Selatan cukup baik, tidak ada potensi gangguan teritorial, sehingga kami menduga penyerangan Posramil ini dilakukan oleh KST,” kata dia dalam konferensi pers di markas Kodam XVIII/Kasuari di Manokwari, Papua Barat.

Baca Juga  Bappenas: Kenaikan Muka Air Laut di Maluku Harus Jadi Perhatian Utama Pembangunan

Penyerangan itu terjadi pada Kamis (2/9), sekitar pukul 04.00 WIT. Berdasarkan keterangan lima anggota selamat, ada lebih dari 30 orang yang menyerang.

“Lebih dari 30 orang dengan menggunakan senjata tajam (parang) menyerang pagi hari mengakibatkan empat anggota TNI AD gugur, dua lainnya luka bacok, sementara lima anggota lainnya dalam keadaan selamat,” kata dia.

Empat prajurit TNI gugur akibat penyerangan tersebut. Mereka diserang saat dalam kondisi tidur.