Porostimur.com, Jailolo — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Barat Julius Marau, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat keamanan pangan di daerah.
Hal itu disampaikan Julius saat membuka Workshop dan Monitoring Evaluasi Program Prioritas Nasional Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tahun 2026 di Kabupaten Halmahera Barat, yang berlangsung di Ruang Baikole, Kantor Bupati Halmahera Barat, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Balai POM di Sofifi, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala desa, narasumber, panitia, serta para peserta workshop dan monitoring evaluasi.
Program Prioritas BPOM Dinilai Penting bagi Masyarakat
Dalam sambutannya, Julius menyampaikan apresiasi kepada Balai POM di Sofifi yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan tersebut di Kabupaten Halmahera Barat.
Menurut dia, sejumlah program prioritas nasional BPOM, seperti Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pangan Jajanan Anak Sekolah, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas hidup sekaligus kesehatan masyarakat.
Julius menegaskan, persoalan keamanan pangan tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya.









