Halbar Dibagi Empat Zona, Harga Loloda Bisa Naik 50 Persen
Salah satu aspek penting dalam penyusunan SSH adalah pembagian wilayah Halbar ke dalam empat zona.
Pembagian tersebut dilakukan karena harga barang dan biaya distribusi tidak sama di setiap wilayah.
Nonce menjelaskan, zona pertama meliputi Jailolo dan Jailolo Selatan. Zona kedua mencakup Sahu dan Sahu Timur. Zona ketiga meliputi Ibu Selatan dan Ibu Tabaru, sedangkan Loloda ditetapkan sebagai zona keempat.
“Zona satu, Jailolo dan Jailolo Selatan, memiliki satu harga. Kemudian zona dua Sahu dan Sahu Timur, zona tiga Ibu Selatan dan Ibu Tabaru, serta zona empat Loloda. Masing-masing zona memiliki harga yang berbeda,” jelasnya.
Menurut Nonce, perbedaan standar harga tersebut cukup signifikan.
Untuk wilayah Loloda, standar harga dapat mengalami kenaikan sekitar 37 hingga 50 persen dibandingkan harga di Jailolo.
“Khusus Loloda, kenaikannya bisa sekitar 37 sampai 50 persen dari harga di Jailolo. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah agar orang yang mendapatkan proyek di Loloda tidak lagi berpikir akan mengalami kerugian,” katanya.
Persoalan tersebut, menurut Nonce, bukan terutama disebabkan harga barang di Loloda yang lebih mahal, melainkan biaya distribusi yang harus dikeluarkan untuk membawa barang dari wilayah pusat ke daerah dengan akses lebih sulit.









