Pembinaan tersebut dinilai penting untuk menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual sejak dini, sekaligus mendorong generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Dalam upaya tersebut, BKPRMI bersinergi dengan sejumlah unsur keagamaan di Kabupaten Kepulauan Aru, termasuk Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Aru, Marwan Mardana; Kepala KUA Sir-Sir dan Aru Utara, Jefri Kamarmir; serta Ketua LPTQ, Armand Walay.
Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah dan pembinaan umat, khususnya di wilayah yang membutuhkan fasilitas keagamaan.
DPD BKPRMI Kabupaten Kepulauan Aru mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung penyelesaian pembangunan Langgar Al-Falah agar dapat segera difungsikan.
Dengan semangat gotong royong dan toleransi antarumat beragama yang ditunjukkan masyarakat Desa Gumsey, pembangunan langgar ini diharapkan menjadi wujud nyata kebersamaan dalam memenuhi kebutuhan ibadah sekaligus membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di Kabupaten Kepulauan Aru.
(Maichel Koipuy)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









