Tiba di Halsel, BNPB Buka 2 Posko dan Siagakan Helikopter. Logistik Baru Kamis Besok

oleh -47 views
Link Banner

@porostimur.com | Labuha: Tim Reaksi Cepat yang dikirim BNPB ke lokasi terdampak gempa di Halmahera Selatan telah sampai di lokasi. Mereka mendirikan dua posko di tempat berbeda, yaitu di Saketa dan Labuha.

“Posko Utama di Labuha dan Posko Lapangan di Saketa. Ada dua handling-nya sehingga lebih mudah handling-nya,” kata Plh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo saat konferensi pers di BNPB, Jakarta Timur, Selasa (16/7).

Agus menjelaskan tim yang di Saketa lebih banyak menangani korban. Sementara tim yang berada di Labuha menangani manajemen di posko.

“Jadi mengkaji, assessment, dan membantu pengorganisasian terutama dari sisi koordinasi di poskonya,” kata Agus.

Selain tim reaksi cepat, BNPB, menurut Agus juga telah mengirimkan bantuan logistik untuk pengungsi. Diperkirakan bantuan logistik tersebut akan tiba pada Kamis (18/7).

Baca Juga  Jika Ibukota Pindah ke Kalimantan, Pangkalan Armatim TNI AL Harus Pindah ke Tidore

Agus menambahkan BNPB juga telah menyiapkan satu helikopter yang akan digunakan untuk distribusi logistik ke beberapa lokasi pengungsian. Penggunaan helikopter akan mempersingkat waktu pengiriman logistik ke lokasi terdampak.

“Kami siapkan satu helikopter di sana untuk mengirimkan logistik ke lokasi yang susah dijangkau dan mudah untuk mengirimkannya,” kata Agus.

Menurut Agus para pengungsi juga masih membutuhkan beberapa logistik seperti beras, air mineral, makanan siap saji dan mi instan. Selain itu juga membutuhkan tikar, matras, selimut, terpal, popok bayi, dan pakaian anak.

Sementara itu, informasi yang dihimpun porostimur.com dari para relawan yang ada di lapangan menyebutkan, para pengungsi mulai kekurangan bahan makanan dan air bersih.

Baca Juga  Tom Hanks Kembali ke Australia Lanjutkan Syuting Film Elvis Presley

Disamping itu, pembagian bantuan juga belum menjangkau sejumlah wilayah yang terisolir. Para pengungsi terpaksa membangun tenda darurat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar mereka, seperti daun kelapa dan daun nipah karena tidak ada terpal. (red)