Bos PT Novavil Mutiara Utama Bakal Dipolisikan, Diduga Telantarkan Calon Jemaah Umrah

oleh -8 Dilihat

“Kami menilai ini penelantaran jemaah. Janji manis terus diberikan, tetapi tidak ada kepastian keberangkatan. Untuk itu, kami akan menempuh jalur hukum agar jemaah mendapat kepastian, termasuk pengembalian uang yang sudah disetor,” sambung Bahtiar yang juga Direktur YLBH Maluku Utara itu.

Ia mengaku, keputusan 14 calon jemaah umrah balik ke Ternate pun menggunakan biaya pribadi. Lebih lanjut, Bahtiar mengungkapkan, ketika ditanya ke pihak travel, jawabannya tidak jelas.

Mereka hanya menyampaikan, kalau mau pulang silakan, biaya hidup di Jakarta juga ditanggung sendiri.

“Itu sebabnya 14 jemaah memilih kembali dengan uang pribadi,” jelasnya.

Atas penelantaran tersebut, Bahtiar menegaskan, pihaknya akan membuat laporan resmi ke Polda Maluku Utara pada Sabtu (13/9) besok.

Baca Juga  Desak Polda Ungkap Pembunuh Warga Banemo, Formapas Malut: Jangan Kambing Hitamkan Kelompok Nomaden

“Administrasi sedang kami siapkan, paling lambat besok, kami laporkan. Jadi jalur hukum akan ditempuh, baik pidana maupun perdata,” tegasnya.

Ia juga meminta kepada Kementerian Agama (Kemenag) Maluku Utara dan pemerintah kabupaten/kota agar menindaklanjuti dugaan penelantaran jemaah yang dilakukan biro perjalanan PT Novavil Mutiara Utama.

“Kemenag dan pemerintah setempat harus ambil tindakan soal tidak adanya kejelasan keberangkatan puluhan jemaah umrah ini,” pungkasnya. (Nahrawi)

No More Posts Available.

No more pages to load.