Bupati Halsel Dinilai Tidak Miliki Kebijakan Pembangun Ekonomi Gugus Pulau

Porostimur.com | Labuha: Kabupaten Halmahera Selatan merupakan salah satu kabupaten kepulauan di provinsi Maluku Utara.

Karena itulah pemerintah setempat harus memiliki kebijakan yang inhern dalam rangka pembangunan ekonomi di wilayah kepulauan, sehingga mampu mengatasi berbagai problem ekonomi di wilayah-wilayah kepulauan.

Namun sayangnya, Bupati Halmahera Selatan terkesan tidak memiliki grand strategi, atau kata lain tidak memiliki peta jalan tentang pembangunan ekonomi pada wilayah gugus pulau.

Hal ini dikatakan pakar Ekonomi Maluku Utara Muktar Adam, melalaui sambungan telepon, Santa (14/12/19)

Kepada porostimur.com Muktar Adam mengatakan, pemerintah Halmahera Selatan yang di pimpin oleh bupati saat ini tidak punya kebijakan yang bisa mengatasi wilayah-wilayah kepulauan.

“Pemerintah yang tidak memiliki konsep pembangunan yang jelas, itu sama dengan pemerintah yang mengantarkan rakyatnya menuju ketertinggalan. Pemerintah yang jembatan rakyatnya menuju pada ruang ruang kemiskinan.” ungkapnya.

Muktar juga mengatakan, banyak angkatan kerja yang tidak efektif bekerja ditengah lajunya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Halmahera Selatan yang tinggi.

Menurutnya laju pertumbuhan ekonomi Halmahera Selatan yang ditopang oleh industri pertambangan, tidak dinikmati oleh rakyat Halsel.

“Lalu untuk apa pemerintah menjadi mediasi dari ketimpangan ekonomi itu. Atau kata lainya, pemerintah tidak hadir untuk menata perekonomian rakyat, untuk menjadi efektif bagi kesejahteraan rakyat.” tuturnya.

Muktar, juga menjelasakan, pemerintah harus merumuskan konsep pebangunan gugus pulau. merumuskan keseimbangan ekonomi antara laju pertumbuhan dan kemiskinan. pemerintah semestinya menciptakan resolusi ketimpangan ekonomi itu, dengan cara membuat rekontruksi ulang terhadap pembangunan ekonomi.

“Apakah pemerintah saat ini cukup kuat untuk merumuskan ketimpangan ekonomi itu, dari potret pembangunan ekonomi saat ini, terkesan pemerintahan memang tidak punya resolusi.” jelasnya. (adhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: