Cabuli anak di bawah umur, AN terancam penjara

oleh -54 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Lagi-lagi kasus kekerasan seksual berupa pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Buru.

Melati (nama samaran-Red) yang baru berusia 7 tahun dan duduk di kelas 2 SD, dicabuli pria beristri berinisial AN (21), di Desa Masarete, Kecamatan Teluk Kayeli, Kabupaten Buru,  Kamis (27/6) sekitar pukul 10.00 Wit.

Sesuai laporan Polisi yang dimasukkan keluarga korban, Melati menuju ke rumah AN hendak bermain dengan anak AN yang baru berusia 1 tahun, Kamis (27/6), sekitar pukul 10.00 Wit.

Sayangnya, anak AN sementara tidur dan AN memanggil Melati masuk ke dalam salah satu kamar lain dalam rumah AN.

Link Banner

Saat berada di dalam kamar inilah, AN sempat mengajak Melati bermain kelereng.

Baca Juga  Tiba di Jakarta, Jokowi Gelar Rapat Terbatas Bahas Penanganan Papua

Namun hanya berselang beberapa menit saja, AN kemudian meminta korban untuk berbaring di atas tempat tidur yang berada di lantai kamar tersebut.

Usai mengangkat ke atas rok Melati, AN kemudian menurunkan celana dalam Melati sebatas lutut.

AN kemudian mengambil hand body lotion dan mengoleskannya ke organ intim Melati seraya mengelus-ngelus organ intim Melati.

Dalam LP dimaksud, orang tua Melati juga menjelaskan bahwa AN juga sempat beberapa kali menghisap organ vital Melati.

Aksi AN ini dilakukan berulang-ulang, hingga menyebabkan Melati merasa sakit pada organ vitalnya.

Perlakuan AN kepadanya ini akhirnya dilaporkan Melati kepada orang tuanya, sesampainya di rumahnya.

Masalah ini pun kemudian dilaporkan orang tua Melati ke SPKT Polres Buru.

Baca Juga  Ketua PSI Ternate Tuding Tim TULUS Provokatif

Mencuatnya masalah pencabulan anak di bawah umur ini, dibenarkan Kasubag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Dede Rivai, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/7).

Menurutnya, saat pihaknya sementara melakukan pemeriksaan kepada tersangka.

Bahkan melengkapi berkas kasus dimaksud, akunya, pihaknya juga telah melakukan visum dokter dengan hasil yang menguatkan dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. (ima)