Cekcok dengan Istri, Pria di Kepulauan Aru Nekat Panjat Menara 65 Meter

oleh -51 Dilihat
Seorang pria bernama Yohanes Ngutra Pangely berhasil diselamatkan setelah nekat memanjat menara jaringan Telkomsel setinggi 65 meter di Kompleks Perumahan Rakyat, Jalan Kejaksaan, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Minggu (1/11/2026) malam.

Porostimur.com, Dobo – Seorang pria bernama Yohanes Ngutra Pangely berhasil diselamatkan setelah nekat memanjat menara jaringan Telkomsel setinggi 65 meter di Kompleks Perumahan Rakyat, Jalan Kejaksaan, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Minggu (1/11/2026) malam.

Aksi yang diduga dipicu persoalan rumah tangga tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Yohanes dilaporkan berada di atas menara sekitar pukul 22.30 WIT dengan maksud mengakhiri hidupnya.

Beruntung, warga segera menghubungi layanan darurat Call Center Polri 110. Laporan tersebut kemudian direspons jajaran Polres Kepulauan Aru yang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan.

Berdasarkan informasi dari laporan kepolisian di lokasi kejadian, Yohanes diduga mengalami tekanan emosional setelah terlibat perselisihan dengan istrinya.

Polisi Lakukan Negosiasi di Ketinggian 65 Meter

Situasi di lokasi menuntut penanganan hati-hati. Dua personel Polres Kepulauan Aru, yakni AIPDA Jusman dari Satuan Samapta dan AIPDA Andi Jaya dari SPKT, mengambil langkah berisiko dengan memanjat menara untuk mendekati Yohanes.

Baca Juga  Taklukkan Liverpool 1-0 di Anfield, The Gunners Rebut Puncak Klasemen Liga Inggris

Keduanya melakukan pendekatan persuasif dan komunikasi secara humanis guna membujuk Yohanes agar mengurungkan niatnya.

Proses negosiasi berlangsung lebih dari satu jam. Di tengah kondisi yang cukup menegangkan, kedua personel tersebut terus berupaya menenangkan Yohanes hingga akhirnya ia bersedia membatalkan niatnya.

Sekitar pukul 23.45 WIT, Yohanes berhasil dibujuk untuk turun dari menara dalam keadaan selamat. Dengan demikian, upaya penyelamatan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Kapolsek Apresiasi Respons Cepat Warga

Kapolsek Pulau-Pulau Aru, IPTU Albert Kewilaa, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Siwalima yang segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat Polri 110.

Menurutnya, kepedulian masyarakat dan respons cepat aparat kepolisian menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyelamatan tersebut.

Baca Juga  FORMALINTANG Desak PT MAI Hentikan Tambang di Halmahera Tengah

Kewilaa menegaskan, layanan 110 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai situasi darurat, termasuk kondisi yang mengancam keselamatan jiwa.

“Kemitraan yang solid antara warga dan aparat kepolisian terbukti berhasil menyelamatkan satu nyawa dari ancaman tragedi fatal di Kepulauan Aru,” ucap Kewilaa.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian lingkungan terhadap warga yang sedang menghadapi tekanan emosional maupun persoalan pribadi. Respons cepat, pendampingan, dan dukungan dari keluarga serta masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi serupa tidak berujung pada tragedi.

(Maichel Koipuy)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.