Hingga saat ini, wanita berusia 21 tahun tersebut belum mengetahui penyebab dari kejadian tersebut. Namun Ia mengatakan bahwa saat pemeriksaan awal, dokter menyebut ada luka dalam yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
“Dokter bilang mungkin ada luka di dalam jadi menyebabkan perdarahan yang banyak tapi saat itu luka tidak dicari karena menyebabkan luka lain dan mengeluarkan lebih banyak darah,” jelasnya sebagaimana dikutip dari detikcom, Sabtu (17/9/2022).
Menanggapi kejadian tersebut, dokter spesialis Obstetri-Ginekologi, dr Dinda Derdameisya SpOG menjelaskan bahwa perdarahan malam pertama itu adalah hal yang normal jika darah yang keluar tidak terlalu banyak dan berhenti. Namun jika darah yang keluar makin banyak, konsultasikan ke dokter untuk melihat penyebab pastinya.
“Harus konsultasikan ke dokter takutnya ada luka di vagina atau di bawah mulut rahim yang sering kali pada saat berhubungan itu berdarah juga, itu namanya postcoital bleeding akibat laserasi vagina, biasanya laserasi di posterior portion cervix, itu juga perdarahan yang sering terjadi pada hubungan seksual yang cukup agresif,” katanya.
(red/detikcom)




