Pada hari Selasa, Komite Internasional untuk Mematahkan Pengepungan Israel di Gaza mengatakan semua kapal akan berkumpul di dekat Malta sebelum berlayar bersama menuju pantai enklave Palestina tersebut.
Konvoi saat ini adalah yang terbesar dari jenisnya, yang bertujuan menantang blokade dan mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina di Gaza, di mana kondisi kelaparan telah melanda akibat penutupan semua penyeberangan oleh Israel selama berbulan-bulan.
Militer Israel telah menewaskan hampir 65.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, di Gaza sejak Oktober 2023.
Pengeboman yang tak henti-hentinya telah membuat daerah kantong itu tak layak huni dan menyebabkan kelaparan serta penyebaran penyakit.
sumber: sindonews









